December 29, 2009
Buncil, Bunda Kecil
Siapakah Bunda Kecil itu?
Bunda Kecil adalah pemelihara kami berdua, yaitu Herda. Tidak, dia belum menjadi seorang ibu dan dia pun tidak bertubuh kecil melainkan sangat besar sekali. Hihihi. Kami memanggilnya Buncil atau Bunda Kecil karena dia yang mengurus kami berdua semenjak kami tinggal bersamanya. Kecil karena dia sudah menjadi ibu bagi kami di usianya yang masih muda.
Buncil senang sekali memberikan kami beberapa kuaci. Kami tau itu adalah trik dan rayuan Buncil agar kami mau dipegang olehnya. Hihi. Kami berdua belum terbiasa dengan pemilik baru, jadi Buncil harus bersabar dengan cukup lama agar kami bisa terbiasa.
Buncil sangat panik kalau kami panik, heran ya kok nular .. ^^;
Kalau botol minum kami bocor, Buncil selalu bolak balik ngecek keadaannya. Kami sampe pusing diganggu melulu tetapi kami tidak keberatan daripada kandang kami basah oleh air minum. Saking sibuk mengurus botol minum supaya tidak bocor, Buncil pernah menaruh botol minumnya terlalu tinggi. Bagi Eed tidak masalah tetapi bagi Bells sangat bermasalah karena tubuhnya yang kecil, Bells tidak bisa mencapainya. Untung Buncil cepat menyadarinya, kalau tidak Bells bisa lemas kehausan. Duh, Buncil ..
Selain gemar memberikan kuaci, Buncil juga cerewet. Siang-siang hari ketika kami sedang tertidur pulas, Buncil malah manggil-manggil dan bersenandung sendiri. Kami terbangun deh.. eh, dikasih kuaci sama Buncil! \^_^/
Buncil punya seorang ponakan yang pernah mengunjungi kandang kami ketika kami datang pertama kali. Ponakan Buncil sama bawelnya. Mereka bilang kami lucu dan menggemaskan. Hihihi. Tapi hanya sekali itu saja. Kami tak pernah mendapat kunjungan lagi darinya. Mungkin karena Buncil suka cerita kalau kami suka menggigit jadi ponakan Buncil tidak mau bermain bersama kami.
Padahal kami menggigit kalau merasa takut aja :(
December 28, 2009
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!